Setelah beberapa bulan proses yang penuh tantangan, akhirnya para pakar cuaca telah merilis perkiraan akhir musim hujan untuk tahun 2024 ini. Meskipun Indonesia dikenal dengan kekayaan alamnya, termasuk musim hujan yang melimpah, namun faktor-faktor tertentu telah mempengaruhi pola cuaca tahun ini.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkirakan musim hujan di Indonesia akan berakhir pada akhir Januari 2024. Hal ini disebabkan oleh fenomena El Nino moderat yang masih terjadi.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memiliki prediksi yang berbeda. Menurut BMKG, musim hujan di Indonesia akan berakhir pada April 2024. BMKG memprediksi transisi dari musim hujan ke musim kemarau akan terjadi secara bertahap.

Faktor yang Mempengaruhi Anomali Musim Hujan dan Kemarau

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan anomali musim hujan dan kemarau di Indonesia, seperti:

  • Fenomena El Nino dan La Nina:¬†El Nino dapat menyebabkan musim kemarau panjang, sedangkan La Nina dapat menyebabkan musim hujan panjang.
  • Perubahan Iklim Global:¬†Pemanasan global dapat menyebabkan perubahan pola cuaca, termasuk musim hujan dan kemarau.
  • Deforestasi:¬†Penebangan hutan dapat menyebabkan perubahan iklim mikro dan mengganggu pola hujan.